Selasa, 30 Oktober 2012

Mendadak Gajayana

Pada taggal 25 Oktober 2012 kemarin aku mendapat pesan singkat yang berisi ajakan menemani ke Malang untuk mengantar tes kesehatan "nyonya"ku. Kebetulan pada waktu itu aku tengah berada di Jember di mana nyonyaku tinggal. Aku langsung mengiyakan ajakan itu. Dan rencananya kami akan berangkat keesokan harinya. Kebetulan kami tidak berangkat berdua saja, tapi bareng dengan teman-teman satu perusahaan nyonya yang kebetulan juga lolos untuk tes kesehatan.

Keesokan harinya, kami pun berangkat ke Malang dengan menggunakan mobil kepala unit "nyonya"ku. Kami berangkat pukul sembilan malam. Selama perjalanan tidak banyak yang bisa diceritakan karena kebanyakan dari kami tertidur, soalnya mereka akan tes kesehatan, jadi lebih baik tidur.

Kami bangun waktu sudah sampai Malang dan jam menunjukkan pukul 01.30. Dibanding dengan kota-kota lain, Malang adalah kota yang benar-benar sopan menurutku, karena kami masuk Malang langsung disambut di "Lawang" (Lawang dalam bahasa Jawa artinya pintu, kalau Lawang di Malang adalah nama kecamatan di malang, hehehe.....)

Kami pun langsung menuju tempat tes kesehatan nanti. Tapi karena kami semua tidak tahu ke arah mana tempatnya, maka jalan satu-satunya adalah dengan turun dan sedikit say hello ke warga sekitar. Setelah beberapa kali bertanya, akhirnya kami sampai juga di tempat tesnya. Tapi masalahnya belum selesai di sini. Kami belum dapat tempat untuk tidur. Kami pun sepakat untuk tidur di Pom bensin atau masjid (hemat mode on). 

Tapi setelah muter-muter kami tidak menemukan masjid. Sebenarnya kami menemukan Pom bensin, tapi sudah tutup dan tidak ada tempat untuk tidur. Akhirnya kami menuju stadion Gajayana, untuk bertanya di mana ada masjid atau pom bensin. Eh....."Pucuk di cinta ulam pun tiba", begitulah kira-kira pepatah berkata. Penjaga stadion menawarkan untuk tidur saja di stadion sini. Kami pun langsung mengiyakan, karena sudah capek dan malas untuk muter-muter lagi. Kami tidur di dalam mobil di tempat parkir stadion, karena tidur di stadion terlalu dingin buat kami.

Setelah pagi, kamipun bengun dan bersiap-siap mandi. Penjaga stadion memperbolehkan kami mandi di dalam stadion. Setelah mandi kami tidak segera berangkat ke tempat tes, tapi kami berfoto-foto dulu. Karena sebelumnya kami tidak mengira akan menginap di stadion Gajayana dan mandi juga di sini. Kami pun tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berfoto ria di sini.


Background Tribun dan MOG



Background Tribun


Awas kesangkut jaring

Setelah berfoto kami pun berangkat ke tempat tes. Setelah semua itu selesai, siangnya kami langsung pulang ke Jember. Yah....meskipun tidak ada rencana untuk ke Gajayana, kami menginap juga di "Hotel" Gajayana, hehehe....... "Salam Satu Jiwa"

2 komentar:

  1. wah bisa futu2 deh
    coba kalau pas lagi pertandingan, lebih seru lho rasanya :)

    BalasHapus